Bayern Juara Lagi, Stuttgart Jadi Korban Dominasi
Bayern Munich mengunci gelar juara Bundesliga dengan kompetisi masih menyisakan 4 laga.

Bayern Juara Lagi, Stuttgart Jadi Korban Dominasi

Bayern Munich memastikan gelar Bundesliga ke-35 usai kalahkan Stuttgart. Harry Kane tampil tajam, dominasi Bayern semakin tak terbendung.

TIMES Ngawi,Senin 20 April 2026, 07:13 WIB
183.7K
W
Wahyu Nurdiyanto

JAKARTADominasi Bayern Munich di Bundesliga kembali menemukan bentuk paling nyata. Di tengah persaingan yang kerap dianggap timpang, klub raksasa Bavaria itu sekali lagi menegaskan statusnya sebagai penguasa sepak bola Jerman.

Kemenangan 4-2 atas Stuttgart, Minggu (19/4/2026) waktu setempat menjadi penutup yang cukup untuk memastikan gelar juara musim ini. Secara matematis, hasil tersebut membuat Bayern unggul 15 poin dari Borussia Dortmund dengan empat laga tersisa, yang mustahil lagi dikejar.

Kane dan Produktivitas Tanpa Batas

Salah satu simbol dominasi itu adalah ketajaman Harry Kane. Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, striker Inggris tersebut tetap mampu mencetak gol. Ini menjadi yang ke-32 di Bundesliga musim ini.

Secara keseluruhan, Kane telah mengoleksi 51 gol di semua kompetisi. Angka ini menjadi refleksi dari mesin serangan Bayern yang musim ini mencatatkan 109 gol di liga, melampaui rekor lama klub yang bertahan sejak era Franz Beckenbauer dan Gerd Müller.

Gelandang Joshua Kimmich menilai capaian ini bukan sesuatu yang datang begitu saja. “Musim ini sangat spesial. Tidak mudah menjaga performa seperti ini, apalagi setelah pertandingan besar di Liga Champions,” ujarnya.

Gelar ke-35 dan Tradisi Panjang

Titel ini menjadi gelar Bundesliga ke-35 bagi Bayern Munich, memperpanjang rekor sebagai klub tersukses di Jerman. Menariknya, hanya satu gelar yang diraih sebelum era Bundesliga modern dimulai pada 1963—yakni pada 1932.

Artinya, dominasi Bayern sepenuhnya terbentuk dalam sistem liga modern, dengan konsistensi yang sulit ditandingi klub lain.

Ambisi Treble dan Rotasi Strategis

Meski sudah memastikan gelar liga, Bayern belum selesai. Mereka masih berpeluang meraih treble musim ini. Dalam waktu dekat, Bayern akan menghadapi Bayer Leverkusen di semifinal DFB-Pokal, serta bertemu Paris Saint-Germain di semifinal Liga Champions.

Pelatih Vincent Kompany bahkan sudah mulai mengatur rotasi pemain, dengan mencadangkan sejumlah pilar seperti Manuel Neuer dan Kane dalam laga ini. Langkah ini menunjukkan fokus jangka panjang Bayern, bukan sekadar mengamankan satu trofi.

Presiden klub Herbert Hainer menegaskan ambisi tersebut. “Ini bukan gelar terakhir kami musim ini. Kami masih punya target lain,” ujarnya.

Menariknya, perayaan gelar kali ini terasa lebih sederhana. Tidak ada tradisi siraman bir yang biasanya identik dengan juara Bundesliga. Para pemain hanya mengenakan kaus bertema “cockatoo” di hadapan pendukung.

Atmosfer yang cenderung datar juga dipengaruhi laporan ketegangan antar suporter sebelum laga dimulai.

Namun, di balik perayaan yang lebih tenang, pesan utamanya tetap jelas: Bayern Munich belum selesai. Mereka tidak hanya memenangkan Bundesliga—tetapi juga sedang membangun musim yang berpotensi bersejarah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Wahyu Nurdiyanto
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Ngawi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.